–>
Tampilkan postingan dengan label Daerah Wisata ( Spot Vacation ). Tampilkan semua postingan

0 komentar
Selamat Malam Guys ,semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat.

Yups , kali ini Mimin mau share tentang Danau Toba dan Misteri yang ada didalamnya, siapa sih yang tidak kenal dengan Danau Toba, dari seluruh dunia sudah banyak yang sudah pernah ke daerah ini, mulai dari wisata bersama,touring, atau Honey moon ehmm ehmm….
Yups daerah Danau toba ini jga dekat dengan daerah mimin nih guys, jadi siapa yg mau dating bisa nginap di tempat mimin, haha..

Just Check  it out guys

Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata paling populer di kawasan Sumatera Utara terutama Medan. Danau Toba menawarkan pemandangan alam yan luar biasa dengan air danau yang biru seperti laut dan sebuah daratan kecil ditengah danau yang disebut Pulau Samosir. Satu-satunya yang membuat Danau Toba tidak terlihat seperti lautan adalah karena tidaka adanya ombak yang menghiasi perairan Toba. Kawasan Danau Toba juga dekat dengan kawasan Berastagi yang terkenal dengan wisata pegunungannya dan juga kebun buah dan sayur dengan hasil alam segar. Buah dan sayur segar hasil alam Berastagi di jual di pasar buah Berastagi. Sehingga saat mengunjungi Danau Toba, anda bisa mengunjungi Berastagi sekaligus sehingga bisa menjadi wisata pegunungan yang sangat menyenangkan.
Selain wisata alam dan wisata pegunungan, Danau Toba juga menawarkan wisata sejarah yang menyimpan dua cerita sekaligus. Seperti yang kita ketahui, Danau Toba terkenal dengan legenda rakyatnya tentang Pemuda Samosir yang kini menjadi daratan kecil ditengah Danau Toba. Selain itu, ada juga cerita ilmiah tentang Danau Toba yang terbentuk karena letusan gunung supervolcano yang pernah meletus dengan luar biasa di masa lalu dan menyebabkan dimulainya zaman es.

Danau Toba Dahulu Kala




Ini dia guys misteri dan legenda Danau Toba

Berdasarkan legenda rakyat, Danau Toba terbentuk karena Samosir yang mengingkari janjinya pada sang istri yang merupakan jelmaan ikan. Pemuda Samosir adalah pemuda asal Medan yang pekerjaannya sehari-hari adalah bercocok tanam dan memancing ikan. Suatu hari saat ia sedang memancing, Samosir mendapatkan seekor ikan yang bisa berbicara. Ternyata ikan tersebut menjelma menjadi seorang putri nan cantik. Samosir ingin menikahi putri cantik tersebut. Sang putri menyetujui dengan syarat Samosir tidak boleh membocorkan rahasianya bahwa dia adalah jelmaan ikan, maka pernikahanpun digelar antara Samosir dan sang putri. Mereka memiliki seorang anak perempuan.



Suatu hari saat si anak disuruh ibunya untuk mengantarkan makan siang pada ayahnya, sang anak memakan makan siang tersebut karena ia benar-benar merasa lapar. Sang ayah yang mendapati kotak makanannya kosong langsung marah pada sang anak dan meneriakinya anak ikan. Anak itu berlari pada ibunya lalu menangis dan mengadu bahwa Samosir meneriakinya anak ikan. Sang putri menyuruh anaknya melarikan diri ke atas bukit. Seketika hujan badai terjadi dan menenggelamkan daerah tersebut, sementara Samosir yang terjebak diantara air berubah menjadi pulau kecil diatas danau.
Cerita lain mengatakan bahwa pada jaman pra sejarah kawasan Danau Toba adalah kawasan gunung supervolcano. Pada suatu hari terjadi letusan yang sangat hebat dari gunung supervolcano tersebut. Konon letusan gunung tersebut telah memengaruhi iklim dunia saat ini. Getaran dan letusan gunung supervolcano pada saat itu menyebabkan terjadinya jaman es dan lekukan Danau Toba sebenarnya adalah kawah dari gunung supervolcano tersebut. Bisa kita bayangkan betapa besar gunung tersebut jika kawahnya saja sebesar danau toba saat ini. Konon setelah melatusnya gunung tersebut maka terjadilah jaman es dan seisi kawah berubah menjadi es. Lama kelamaan setelah zaman es selesai air mulai mencair dan terjadilah Danau Toba.
Bayangan ini tentu mengingatkan kita pada adegan sebuah film animasi tentang jaman para dinosaurus sedang hidup damai, tiba-tiba terjadi sebuah bencana besar yang menghancurkan sebagian besar populasi dinosaurus dan sebagian sisa populasi lainnya punah pada saat jaman es. Kita bisa membayangkan mungkin para dinosaurus tersebut pernah hidup sebelum gunung supervolcano tersebut meletus dan berubah menjadi danau toba.

Danau Toba Sekarang




Di daerah Pesisir danau toba juga banyak ditemukan beberapa objek wisata lain , seperti batu gantung , yang terletak di pinggiran tebing danau toba , daerah wisata Tuktuk, Pantai Pasir Putih Parbaba Samosir , dan juga bukit pendakian Pusuk Buhit dan Tiga ras.
Nie mimin kasih pesona dari beberapa Objek wisata di daerah Danau toba

Batu Gantung






Tuk-Tuk




Pantai Pasir Putih Parbaba




Bukit Pendakian Pusuk Buhit



Tiga Ras





Itulah dia beberapa objek wisata di sekitaran Danau Toba, di lain kesempatan mimin akan memberi info tempat wisata tersebut..

Good Night guys , Keep Strong , Be INDONESIA

Read More »

1 komentar
Selamat malam Guys, Jumpa kembali bersama mimin , disini mimin akan memberikan info tentang Masjid Terbesar di Naggroe Aceh Darussalam , daerah Aceh juga banyak dikenal dengan nama “ Serambi Mekkah”.
Mimin jga akan menjelaskan tentang sedikit misteri didalamnya,
Okelah, just Check it out,
 MASJID Raya Baiturrahman Banda Aceh, merupakan Masjid yang memiliki lembaran sejarah tersendiri, yang kini merupakan Masjid Negara yang berada di jantung kota Propinsi Nanggro Aceh Darussalam. Nama Masjid Raya Baiturrahman ini berasal dari nama Masjid Raya yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 H/1612 M. Mesjid raya ini memang pertama kali dibangun oleh pemerintahan Sultan Iskandar Muda, namun telah terbakar habis pada agresi tentara Belanda   kedua pada bulan shafar 1290/April 1873 M, dimana dalam peristiwa tersebut tewas Mayjen Khohler yang kemudian diabadikan tempat tertembaknya pada sebuah monument kecil dibawah pohon ketapang/geulumpang dekat pintu masuk sebelah utara mesjid.
Empat tahun setelah Masjid Raya Baiturrahman itu terbakar, pada pertengahan shafar 1294 H/Maret 1877 M, dengan mengulangi janji jenderal Van Sweiten, maka Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terbakar itu. Pernyataan ini diumumkan setelah diadakan permusyawaratan dengan kepala-kepala Negeri sekitar Banda Aceh. Dimana disimpulakan bahwa pengaruh Masjid sangat besar kesannya bagi rakyat Aceh yang 100% beragama Islam. Janji tersebut dilaksanakan oleh Jenderal Mayor Vander selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu. Dan tepat pada hari Kamis 13 Syawal 1296 H/9 Oktober 1879 M, diletakan batu pertamanya yang diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Masjid Raya Baiturrahman ini siap dibangun kembali pada tahun 1299 Hijriyah bersamaan dengan kubahnya hanya sebuah saja.
Masjid Baiturahman Dahulu 

Pada tahun 1935 M, Masjid Raya Baiturrahman ini diperluas bahagian kanan dan kirinya dengan tambahan dua kubah. Dan pada tahun 1975 M terjadinya perluasan kembali. Perluasan ini bertambah dua kubah lagi dan dua buah menara sebelah utara dan selatan. Dengan perluasan kedua ini Masjid Raya Baiturrahman mempunyai lima kubah dan selesai dekerjakan dalam tahun 1967 M. Dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-XII pada tanggal 7 s/d 14 Juni 1981 di Banda Aceh, Masjid Raya diperindah dengan pelataran, pemasangan klinkers di atas jalan-jalan dalam pekarangan Masjid Raya. Perbaikan dan penambahan tempat wudhuk dari porselin dan pemasangan pintu krawang, lampu chandelier, tulisan kaligrafi ayat-ayt Al-Qur’an dari bahan kuningan, bagian kubah serta intalasi air mancur di dalam kolam halaman depan.
Dan pada tahun 1991 M, dimasa Gubernur Ibrahim Hasan terjadi perluasan kembali yang meliputi halaman depan dan belakang serta masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas,meliputi penambahan dua kubah, bagian lantai masjid tempat shalat, ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan ruang tempat wudhuk, dan 6 lokal sekolah. Sedangkan. perluasan halaman meliputi, taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret.
Dilihat dari sejarah, Masjid Raya Baiturrahman ini mempunyai nilai yang tinggi bagi rakyat Aceh, karena sejak Sultan Iskandar Muda sampai sekarang masih berdiri megah di tengah jantung kota Banda Aceh. Mesjid Raya ini mempunyai berbagai fungsi selain shalat, yaitu tempat mengadakan pengajian, perhelatan acara keagamaan seperti maulid Nabi Besar Muhammad SAW, peringatan 1 Muharram, Musabaqah Tilawatil Qur’an, tempat berteduh bagi warga kota serta para pendatang, salah satu obyek wisata Islami.

Mesjid Baiturahman Saat ini

Tampak Dari depan

Ini nie misteri nya
Waktu gempa dan tsunami (26 Desember 2004) yang menghancurkan sebagian Aceh, mesjid ini selamat tanpa kerusakan yang berarti dan banyak warga kota yang selamat di sini. Kawasan/lingkungan mesjid ini juga dijadikan kawasan syariat Islam,
Yups , itu dia teman-teman, info yang dapat mimin berikan, semoga semakin maju Ekonomi Pariwisata Indonesia.. Yuks Jalan-jalan Ke Aceh……..

                                   Good Night guys , Keep Strong , Be INDONESIA


Read More »
–>